06
Nov

Apakah Pelaku Usaha Perlu Membuat Perjanjian Pisah Harta?

Herlina Latief
Notaris / PPAT
Diselenggarakan oleh

smesco Indonesia

Tipe
Webinar
Platform
Zoom
Tingkat Kesulitan
Pemula
Tanggal
Jumat, 06 November 2020
Waktu
10:00 - 12:00

Apakah Pelaku Usaha Perlu Membuat Perjanjian Pisah Harta?

Herlina Latief
Notaris / PPAT
Moderator Agung Darmawan

Penjelasan dari Sisi Hukum & Studi Kasus

Perjanjian Pisah Harta dalam UU Perkawinan adalah suatu perjanjian mengenai harta benda suami istri selama perkawinan mereka. Berdasarkan ketentuan Pasal 35 UU Perkawinan, harta bersama juga meliputi semua utang yang dibuat oleh masing-masing suami isteri setelah perkawinan. Bila pasangan Anda memiliki beban utang yang tinggi, Anda ikut berkewajiban melunasinya.

Sejauh mana kebutuhan Perjanjian Pisah Harta bagi Pengusaha perlu dibuat dan apa saja manfaat dari perjanjian ini serta apakah semua implikasi hukum bisnis terhadap harta kekayaan pribadi dapat diatasi dengan perjanjian ini? Smesco Sparc Bidang Legalitas dan Perizinan akan membahasnya pekan ini.

#siapbersamaUMKM

#UMKMnaikkelas

#BanggaBuatanIndonesia

This site doesn't support mobile landscape mode.
Please rotate back to portrait mode.